Sum41 – Pieces

I tried to be perfect
but nothing was worth it.
I don’t believe it makes me real.
I thought it’d be easy
but no one believes me.
I meant all the things I said.


If you’d believe it’s in my soul,
I’d say all the words that I know
just to see if it would show
that I’m trying to let you know
that I’m better off on my own.

This place is so empty.
My thoughts are so tempting.
I don’t know how it got so bad.
Sometimes it’s so crazy
but nothing can save me
but it’s the only thing that I have.

If you’d believe it’s in my soul,
I’d say all the words that I know
just to see if it would show
that I’m trying to let you know
that I’m better off on my own.

I tried to be perfect,
it just wasn’t worth it.
Nothing could ever be so wrong.
It’s hard to believe me.
It never gets easy.
I guess I knew that all along.
If you’d believe it’s in my soul,
I’d say all the words that I know
just to see if it would show
that I’m trying to let you know
that I’m better off on my own.

(Ty selalu mencoba dan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Semprna. Di mata siapa saja. Tapi… kenapa selalu gagal…??)

Diterbitkan di:  on Juni 25, 2007 at 3:27 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Westlife – More Than Words

Saying I love you
Is not the words I want to hear from you
It’s not that I want you
Not to say, but if you only knew
How easy it would be to show me how you feel
More than words is all you have to do to make it real
Then you wouldn’t have to say that you love me
Cos I’d already know

What would you do if my heart was torn in two
More than words to show you feel
That your love for me is real
What would you say if I took those words away
Then you couldn’t make things new
Just by saying I love you

More than words

Now I’ve tried to talk to you and make you understand

All you have to do is close your eyes
And just reach out your hands and touch me
Hold me close don’t ever let me go
More than words is all I ever needed you to show
Then you wouldn’t have to say that you love me
Cos I’d already know

What would you do if my heart was torn in two
More than words to show you feel
That your love for me is real
What would you say if I took those words away
Then you couldn’t make things new
Just by saying I love you

More than words

(Lagu kenangan… Dulu anak-anak sekelas suka nyanyiin lagu ini bareng-bareng karena tugas bikin group vocal. Hiks… Jadi pingin kembali ke masa itu… Liriknya juga sederhana tapi menyentuh, ya?)

Diterbitkan di:  on at 3:17 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Spice Girls – Viva Forever

Do you still remember how we used to be
Feeling together,believe in whatever
My love has said to me
Both of us were dreamers,young love in the sun
Felt like my saviour,my spirit I gave you
We’d only just begun
Hasta Manana always be mine
Viva Forever I’ll be waiting
Everlasting Like the sun
Live Forever for the moment
Ever searching for the one
Yes I still remember every whispered word
The touch of your skin, giving life from within like
The love song that I’ve heard
Slipping through our fingers, like the sands of time
Promises made, every memory saved
Has reflections in my mind
Hasta Manana, always be mine
Viva Forever, I’ll be waiting
Everlasting, Like the sun
Live Forever, For the moment
Ever searching, for the one
Back we’re all alone now, was it just a dream

Feelings untold, They will never be sold
And the secrets safe with me

Hasta Manana, always be mine
Viva Forever, I’ll be waiting
Everlasting, Like the sun
Live Forever, for the moment
Ever searching, for the one

Viva Forever, I’ll be waiting
Everlasting, Like the sun
Live Forever, for the moment
Ever searching, for the one

Viva Forever, I’ll be waiting
Everlasting, Like the sun
Live Forever, for the moment
Ever searching, for the one

Viva Forever, I’ll be waiting
Everlasting, Like the sun
Live Forever, for the moment
Ever searching, for the one

(Gak ada maksud tertetu… Suka-suka aja gitu, dengerin lagunya. Yah… Lumayanlah bagi Uty.)

Diterbitkan di:  on at 3:11 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Namie Amuro – Four Seasons

Four scene of lover and laughter
I’ll be alright being alone
Four scene of lover and laughter
I’ll be alright being alone
Four scene of lover and laughter
I’ll be alright being alone
Four scene of lover and laughter
I will be OK

Aishi aeba wakare yuku sonna deai kurikaeshita
Kioku fukaku tesaguri de amai kage wo motomete wa

I can taste the sweetness of the past
Doko ni mo anata wa inai kedo
I’ll be alright me wo tsubureba soko ni
Kawaranai ai wo I believe

Haru no hikari atsumetara hana sakasete
Natsu wa tsuki ukabu umi de mitsumete
Aki no kaze fuyu no yuki mo sono toiki de atatamete hoshii
four seasons with your love mouichido

negai dake no yakusoku wa toki ga tate ba iroaseru
can you feel me underneath the skin?
anna ni kasaneta omoi nara
we’ll be alright shinjite ireba sou
donna tooku temo stay with me

haru no hana nemuru yoru ni mukae ni kite
natsu no sunahama ni message nokoshite
aki no ame fuyu no namida kazaranu ai de atatamete hoshii
four seasons with your love yume no naka

nagareru toki wo kokoro ni arinomama ni
futari no hibi wa mousugu omoide
ai mo yume mo wasuremono itsu no hi demo atatamete hoshii
four seasons with your love mune no oku

four scene, four four seasons
four scene, I’ll be alright
four scene, four four seasons
four scene, stay with me…

(Ini tuh salah satu lirik OST. InuYasha yang paling Ty suka. Lagunya mellow, easy listening, wuiiih… Pokoknya, kalian semua musti denger lagu ini. Siapa yang berminat? Biar Ty kirim, deh…)

Diterbitkan di:  on at 3:07 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Akhirnya…

PoeTry lulus UN temen-temen…!! Nilainya juga sangat memuaskan bagi PoeTry. Wiiih… Gak nyangka, Ty bakal ninggalin seragam putih biru dan mulai dengan seragam putih abu-abu. Hihihi… Gak sabar pingin jadi anak SMA. Kata orang kan, masa SMA itu masa yang paling indah (PoeTry mah korban novel…).Jadi pingin ngerasain gimana indahnya masa SMA itu. Hmm…

Planning untuk suasana baru: PoeTry… beranikanlah dirimu untuk mengirimkan naskah ke penerbit! Chayou, PoeTry! Chayou!! (sekalian promosi, hehehe…)

Diterbitkan di:  on at 2:41 pm Komentar (2)

Ilmu yang Ty Dapat saat Lomba

Bukannya mau pamer atau apa, PoeTry sebagai siswi SMP yang manis dan baik hati cuma ingin berbagi pengalaman dan ilmu yang didapat saat mengikuti Lomba Mengarang Bahsa Indonesia & Pidato Bahasa Inggris Tingkat SMP/MTs Tahun Ajaran 2006-2007. Saat itu, saya dan peserta lomba mengarang yang lain bisa share dan tanya jawab bersama Laire Siwi Mentari, seorang penulis novel dan skenario (Apa Artinya Cinta).

Saat sesi tanya jawab, kami semua langsung bersemangat ingin bertanya. Secara, penulis novel teenlit, fiksi. Kalo yang nonfiksi, mmm… pikir-pikir dulu. Abisan, kayaknya nonfiksi itu rumit + ngeboringin, sih! Tapi… Ty tetep suka, kok. Piiis…

Waktu itu, semua jawaban Mbak Laire diketik dan ditampilkan dengan proyektor. Iseng karena gak tahan kalo cuma duduk diam mendengarkan orang ngomong, Uty catet aja apa-apa yang ada di situ.

Ini dia jawaban Mbak Laire dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan padanya (pertanyaannya gak PoeTry cantumin karena lupa. Lagian, sudah tergambar apa pertanyaannya di jawabannya, kan?):

1. Curhat teman dapat dijadikan bahan karangan untuk diolah kembali. Bila curhatnya akan diangkat sebagai cerita, sebaiknya minta izin dulu kepada orang yang curhat pada kita itu.

2. Menulis itu memerlukan wawasan yang luas. (Kelanjutannya gak nulis, ketinggalan! Ty sambung sendiri, ya.) Kalo gak punya wawasan… jangan nulis! (Wew… Kejem amat! Gak sadar diri! **Menyindir diri sendiri, nih…**)

3. Dalam menulis harus diperoleh inti cerita atau inti tulisan yang akan dikembangkan, contoh: Cinta dapat dikembangkan menjadi cinta pada keluarga, teman, atau seseorang.

4. Cari judul emang lebih susah daripada nulis.

5. Enaknya menulis dan menjadi penulis tuh: bisa kenalan sama penulis lain, mendapat pengalaman baru, dan juga mendapat penghasilan.

6. Mungkin, menulis itu bukan hanya sekedar hobi bagi sebagian orang, namun juga merupakan kebutuhan.

7. Menulis tidak selalu bergantung pada mood. Waktu yang paling strategis untuk menulis adalah waktu luang.

8. Cover sebuah buku sangat penting untuk menarik minat pembaca. Akan tetapi, desain cover harus mencerminkan isi buku atau maksud penulis.

9.Untuk jadi penulis yang baik,penulis jangan menutup diri. Ia harus terbuka terhadap masukan-masukan dari luar diri, banyak membaca, dan berdialog dengan orang banyak.

10. Punya ide tapi malas menulis itu pengalaman yang sia-sia. Karenanya, tuliskanlah ide itu.

11. Menulis itu merupakan media untuk mencurahkan pikiran, perasaan, dan segala yang ada di hati dan pikiran kita.

12. Kegagalan dalam menulis harus dijadikan pelajaran agar menghasilkan karya tulis yang lebih baik.

13. Menulislah sesuatu yang kamu ketahui.

14. Karya orang lain dapat dijadikan inspirasi untuk melahirkan karya tulis yang baru atau karya tulis yang berbeda dengan karya tulis sebelumnya.

15. Kesulitan dalam menulis banyak berhubungan dengan tugas-tugas lain (sekolah, misalnya) yang mungkin tidak berhubungan dengan materi penulisn. Namun, tugas-tugas itu bukan untuk dihindari, melainkan untuk diatasi sesuai dengan kemampuan sendiri.

16. Pengalaman sendiri yang dituliskan merupakan kepuasan tersendiri, bukan masalah yang jelek (buruk/aib), karena yang berpengalaman seperti itu bukan hanya kita sendiri.

Nah… Itulah 16 pengetahuan yang PoeTry tulis di binder. Semoga tulisan anak SMP ini bisa membantu kalian semua untuk terus menulis. Semangat!

PoeTry~4u

Diterbitkan di:  on Juni 21, 2007 at 4:48 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Hmmm… Binuuun…

Hosted by imgPlace.com
Mmm… Binun mo ngapain ne, sebenernya… Posting gambar lucu aja, ah!

Lucu?! Karena penggambarannya gak serius. Hehehe… (Btw… Keliatan kan, gambarnya apa??)

PoeTry~4u

Diterbitkan di:  on at 1:49 pm Tinggalkan sebuah Komentar

DagDigDugDegDog Bunyi JantungQuw

Ow… Tak sangke awak, lusa pengumuman UN!!

Diulang… PENGUMUMAN UJIAN NASIONAL saudara-saudara sekampung dan sedusun!

Huhuhuhuhu… Uty lulus gak, ya…? Kalo lulus, nilai Ty bagus-bagus gak, ya? Kalo nilai UN bagus-bagus, gimana dengan nilai rapornya? Bagus juga gak, ya? Trus, apa Ty bisa masuk SMA yang Uty mau?

Argh… Pusing!!

Makanya, sekarang Ty mau minta bantuan doa dan harapan, semoga Ty bisa lulus UN dengan nilai yang terbaik. Trus, supaya Ty bisa masuk ke sekolah yang Ty mau juga. Amiiin…

PoeTry~4u

Diterbitkan di:  on at 1:26 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Sebuah Kisah Klasik –

Jabat tanganku
Mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang
Tentang memori di masa itu

”Akhirnya… kita harus pisah.”

”Ya.”

“Ehm… Moga-moga, kita bisa ketemu lagi…”

”Aku harap juga gitu, Cherry…”

Mereka berjabat tangan. Cherry tersenyum pahit. Belum. Ia belum mau berpisah dengan orang yang duduk di sampingnya sekarang ini. Tidak sekarang. Mengapa harus ada perpisahan?

Saat orang yang duduk di sampingnya itu berdiri, Cherry langsung memegang lengan orang itu dan ikut berdiri.

”Pu… Tra…” Airmata mulai membanjiri wajah gadis itu. Kenapa? Kenapa harus berpisah?! Aku gak mau pisah sama kamu…

Peluk tubuhku
Resapkan juga airmataku
Kita terharu
Seakan tiada bertemu lagi

Putra mengusap wajah Cherry dengan sangat lembut. Dalam hati, Cherry mengeluh. Kenapa lagu yang mereka nyanyiin sama dengan keadaanku sekarang?!

”Jangan nangis, Cher… Cengeng kamu,” Putra mencoba bercanda, namun gagal. Isakan Cherry malah semakin keras. Putra jadi salah tingkah.

”Cherry… Cher… Kenapa, sih??”

“Apa… apa gak bisa…” Tiara berucap di sela-sela isakannya. ”kamu kuliah di sini aja? Gak usah… keluar kota segala…”

”Hei, hei, hei…” Putra menghapus airmata Cherry, lagi. ”Kamu kenapa?”

”Makanya aku benci memulai pertemuan! Karena setelah pertemuan, pasti ada perpisahan! Tapi aku gak mau pisah sama kamu, sama kalian semua! Temen-temen SMA yang paling aku sayang… kenapa harus pisah…?”

Tak tahan lagi, Putra menarik Cherry ke dalam pelukannya. Keadaan di sekitar mereka seakan sepi. Di telinga mereka hanya terdengar isakan kecil Cherry. Padahal suara Ando, vokalis Glasio Band dan suara alat musik sangat keras. Belum lagi dengan celotehan orang-orang di dalam hall sekolah ini.

”Sayangnya, Cher… gak bisa…” bisikan dari Putra itu malah membuat isakan Cherry yang mulai menghilang menjadi lebih keras.

Sampai jumpa kawanku…
Smoga kita selalu…
Menjadi sebuah kisah klasik
Untuk masa depan…

Putra melepaskan pelukannya begitu melihat seseorang yang berdiri di pintu masuk hall.

”Aku… udah dijemput,” ucap cowok itu pelan dengan suara tercekat. ”Aku… pergi sekarang, Cher…”

”Putra…” Cherry mencoba mempertahankan tangan cowok itu, namun cowok itu terus melawan. Cherry ingin mengatakn sesuatu yang selama ini terus ia pendam dalam hati, namun tak bisa. Setiap kali ia akan mengucapkannya, kata-kata itu terasa nyamgkut di ujung lidah. Lidahnya menjadi kelu. Seakan-akan kata-kata itu memang tidak ingin keluar, cukup disimpan di hati saja.

”Cherry… aku udah ditunggu…”

Cherry melirik pintu. Laki-laki dengan pakaian resmi itu berkali-kali melihat jam tangannya. Cherry menarik napas. Mungkin… aku memang harus biarin dia pergi…

Ka… kalo gitu…” Cherry berusaha membuat agar suaranya terdengar ceria. ”Aku minta foto kamu, ya! Terus… terus… kita foto berdua! Ngg… Pake handphone-ku,” Cherry mengeluarkan ponselnya dari saku jinsnya. Putra menatap Cherry sebentar dengan pandangan heran. Namun, ia tetap melaksanakan kemauan gadis itu.

Setelah mengambil lima gambar Putra plus enam kali foto berdua, akhirnya Cherry harus membiarkan Putra pergi.

Bubbye… Cherry…”

Dan… Akhirnya Putra berjalan menuju lelaki itu.

Berjalan… menjauh meninggalkan Cherry…

Sesekali, Putra memandang keadaan sekeliling. Ada sesuatu dalam hatinya yang merasa keberatan untuk pergi dari tempat ini. Namun, perasaan itu segera disingkirkannya jauh-jauh. Keputusannya sudah bulat. Ia akan pergi, meninggalkan kota dan sekolah yang penuh kenangan ini…

Mungkin untuk selamanya…

Sementara di tengah ruangan, Cherry meneteskan airmata dalam diam. Diam untuk merelakan seuatu itu pergi…

Mungkin diriku
Masih ingin bersama kalian…
Mungkin jiwaku
Masih haus sanjungan kalian…

***

”Mau ke mana?”

”Pergi?”

”Iya… Tapi ke mana?”

”Ke mana aja. Lo gak perlu tau.”

Dan, sebelum Karin bertanya-tanya lagi, Cherry mempercepat langkahnya meninggalkan sekolah.

”Rin,” Sapa Vanya yang menghampirinya. ”Cherry ke mana? Gak mau foto-foto dulu sama guru?”

Karin menggeleng pelan. “Kayaknya tuh anak lagi sedih, deh. Apa gara-gara mau pisah sama si Putra, ya?”

“Kalo cuman karena itu, kenapa mesti sedih? Mereka kan, gak punya hubungan apa-apa. Kalo misalnya gue sama Thio yang mau pisah, baru deh harus ada yang sedih. Ya, gue ini..” cerocos Vanya panjang lebar. Karin menggeleng-gelengkan kepala dan mencubit lengan temannya itu.

”Lo tuh, ya! Sama sobat sendiri… gak perhatian bener, sih?! Kan kita sama-sama tau kalo dari dulu, Cherry tuh naksir berat sama Putra!”

“Trus? Kan Putra juga tau kalo Cherry naksir dia?”

“Iya… Tapi Putra cuman anggap itu gosip. Putra kan belom denger langsung dari mulut Cherry…” Mati-matian Karin menahan sabar saat berbicara dengan sobatnya yang satu ini. Pikirnya, semua masalah tuh gak akan berlangsung lama. Semua harus dibiarin ngalir gitu aja tanpa ada penyelesaian yang jelas. Aneh banget tuh anak…

“Iya juga, sih…” Vanya tercenung mendengar penjelasan Karin yang emang sangat benar. Cherry suka Putra, tapi dia gak pernah bilang langsung. Putra tau kalo Cherry suka dia, tapi itu dari mulut anak-anak sekelas… Hmm…

“Ah… Gue punya ide, Rin!” Tiba-tiba Vanya menjentikkan jarinya. Karin langsung mendekat penuh semangat.

“Apa?”

Vanya tersenyum misterius seraya memikirkan idenya ini. Semoga saja berhasil…

Bersambung

Diterbitkan di:  on Juni 19, 2007 at 3:26 pm Komentar (1)

My Chemical Romance – The Ghost Of You

I never said I’d lie and wait forever
If I died, we’d be together
I can’t always just forget her
But she could try

 

At the end of the world
Or the last thing I see
You are
Never coming home
Never coming home
Could I? Should I?
And all the things that you never ever told me
And all the smiles that are ever ever…
Ever…

 

Get the feeling that you’re never
All alone and I remember now
At the top of my lungs in my arms she dies
She dies

 

**At the end of the world
Or the last thing I see
You are
Never coming home
Never coming home
Could I? should I?
And all the things that you never ever told me
And all the smiles that are ever gonna haunt me
Never coming home
Never coming home
Could I? Should I?
And all the wounds that are ever gonna scar me
For all the ghosts that are never gonna catch me

 

If I fall
If I fall (down)

 

At the end of the world
Or the last thing I see
You are
Never coming home
Never coming home
Never coming home
Never coming home
And all the things that you never ever told me
And all the smiles that are ever gonna haunt me
Never coming home
Never coming home
Could I? Should I?
And all the wounds that are ever gonna scar me
For all the ghosts that are never gonna…

(Pfffiuh… PoeTry jadi heran sendiri. Kenapa bisa sama suka sama lagu ini, ya? Menurut PoeTry, lagu THE GHOST OF YOU niey easy listening banget! Gak salah, kan?? Hihihi…)

 

_*_PoeTry~4u_*_

Diterbitkan di:  on at 2:52 pm Tinggalkan sebuah Komentar